Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Dalam Sebulan, Polsek Neglasari Behasil Ungkap Empat Kasus Kejahatan



Jurnal34news.com - Kota Tangerang | Banten - Aparat kepolisian Polres metro Tangerang kota melalui Polsek Neglasari menggelar konferensi pers terkait keberhasilannya dalam mengungkap beberapa kasus seperti pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), penyalahgunaan narkoba jenis shabu-shabu, serta kasus penjualan produk kesehatan (farmasi) tanpa ijin resmi.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung SH, yang didampingi Kasubag Humas Polrestro Tangerang kota Kompol Abdul Rochim SH, Kanit Reskrim Iptu Setiyo SH, dihadapan puluhan awak media online, cetak dan elektronik, di lobby Mako Polsek Neglasari, Senin (30/10) siang.

Dari sekian kasus yang diungkapkan oleh orang nomer satu (Kapolsek) dijajaran Polsek Neglasari kali ini, ada yang menonjol dan menarik perhatian awak media ini, diantaranya kasus pencurian dengan kekerasan atau yang akrab disapa publik dengan sebutan Jambret, dan korbanya seorang ibu rumah tangga di wilayah hukum Neglasari.

"Berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (jambret) yang terjadi Senin (8/10) dengan pelaku inisial DN (36) dan DY (25), TKP jalan pembangunan III, RT 5, RW 5, Kelurahan Mekarsari, Neglasari, dengan korban ibu rumah tangga bernama Sukati (50)," ungkapnya ke awak media nasional JURNAL34NEWS.COM.

Lebih lanjut, perwira Polri senior asal Sumatera Utara yang bermarga Manurung ini, menambahkan, selain berhasil mengamankan para Pelaku, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti hasil kejahatan pelaku serta kendaraan pelaku yang dipakai dalam menjalankan aksi jahatnya.

"Barang bukti (BB) yang berhasil diamankan dari para pelaku, 1 (satu) buah kalung emas putih berikut Liontin seberat 6 (enam ) gram dan Surat pembelian, 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha  Vi-xion, Warna putih, nomer polisi B  6546 GPU," imbuhnya.

Masih kata pemegang komando Polsek Neglasari (Kapolsek-red) yang dikenal publik dekat dengan Tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda dan warga diwilayah hukumnya ini, kejadian berawal ketika Sukati (korban) bersama anaknya menunggu jasa taxi online di TKP (tempat kejadian perkara) dan didatangi para pelaku yang berpura pura menanyakan alamat berujung merampas kalung korban.

"Ketika korban bersama anaknya sedang menunggu taxi Online di TKP, kemudian datang tersangka DN yang memboceng MY dengan menggunakan sepeda motor, menanyakan jalan ke arah Dadap, namun setelah ditunjukan jalan ke arah Dadap, pelaku MY langsung menarik hingga putus kalung yang dipakai oleh korban dan kabur," bebernya.

Lanjut Kompol Manurung, akibat kejadian tersebut korban berteriak minta tolong dan didengar personilnya yang sedang berpatroli, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dan petugas yang dibantu warga, hingga akhirnya pelaku berhasil diringkus pihaknya.

"Mendengar teriakan Korban, anggota Buser (Polisi) yang yang sedang observasi bersama Warga mengejar dan menangkap kedua Tersangka yang jatuh bersama sepeda motornya," pungkasnya.

Terpisah, Kasi humas Polsek Neglasari yang akrab disapa publik dengan sapaan Bripka Rifa'i, menambahkan, akibat ulah jahatnya para pelaku terancam hukuman penjara diatas lima tahun

"Pelaku dikenakan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 (sembilan) tahun penjara," tutupnya.
Share This Article :

KASUS NARKOBA