Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Mirisnya Kehidupan Mbah Mangun, Dapat Perhatian Khusus Polwan Polres Sragen




Jurnal34news.com - JAWA-TENGAH - Bentuk kepedulian terhadap sesama yang lebih membutuhkan perhatian dari semua pihak, aparat kepolisian Polres Sragen, Polda Jawa tengah, khususnya Polisi wanita (Polwan) menggelar kunjungan dikediaman nenek Mangun (79) atau yang akrab disapa Mbah (Bahasa jawa yang artinya Nenek jika perempuan dan kakek jika laki-laki).

Bentuk kepedulian yang diwujud nyatakan dengan kunjungan serta santunan paket sembako dan lainya tersebut, berlangsung dikediaman mbah Mangun, daerah Dukuh Bulak Rejo, Desa Ngargosari, kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. dipimpin langsung oleh
Kabag Sumda Polres Sragen, Kompol Dwi Retnowati SH. MH.

Kabag Sumda Polres Sragen Kompol Dwi Retnowati SH. MH, menyampaikan, Mbah Mangun statusnya tidak bekerja dan bertahan hidup dari belas kasihan dan uluran tangan dari para tetangga serta warga sekitar, dibalik keterbatasanya juga merawat saudaranya yang lumpuh serta hilang akal.

"Mbah Mangun tidak bekerja, selain hidup dengan keterbatasan, Mbah Mangun juga merawat dan menafkahi 3 (tiga) saudaranya yang terdiri 2 (dua) wanita lumpuh serta 1 (satu) pria hilang akal," Terang sosok Polwan yang dikenal publik berjiwa ke Ibuan dan sosial tinggi tersebut. Jum'at (29/11/18)

Lebih jauh, Polwan berpangkat bunga melati satu dipundaknya tersebut, menambahkan, selain mengunjungi kediaman Mbah Mangun (79), pihaknya memberikan santunan bentuk tali asih dan sempat menyuapi makan mbah Mangun.

"Bantuan yang diberikan berupa Sembako, Pampers, Jarik (slendang), dan Baju serta sejumlah uang, dengan harapan dapat bermanfaat untuk keluarga mbah Mangun,” Imbuh Kompol Dwi Retnowati SH. MH.

Diketahui, Potret kepedulian Polwan Polres Sragen, Polda Jawa tengah tersebut merupakan salah satu wujud nyata dari salah satu nafas Polri yang Mengayomi, Melindungi dan Melayani masyarakat diwilayah hukumnya masing-masing.

Namun tak bisa dipungkiri, keadaan serta situasi dan kondisi yang dialami oleh mbah Mangun (79) tersebut, sangat membutuhkan perhatian dari semua pihak yang peduli akan nasib sesama, sebangsa dan setanah air NKRI yang terbingkai dalam Bhinneka Tunggal Ika dan berlandaskan Pancasila.(BY)
Share This Article :

KASUS NARKOBA