Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Penyelundupan Ribuan Butir Extasy Dan 750 Gram Shabu, Digagalkan Polisi Di Bandara Soetta



Jurnal34news.com - TANGERANG - Upaya penyelundupan barang haram narkoba jenis Shabu-Shabu hampir satu kilo gram dan ribuan butir ektasy berhasil di gagalkan aparat kepolisian dari Polresta Bandara Soekarno Hatta pada bulan Oktober dan November 2019.

Hal tersebut terungkap dalam sebuah konferensi pers yang digelar langsung oleh Kapolresta Bandara Soekarno Hatta (BSH) Kombes Pol Viktor Togi Tambunan SIK. MH, didampingi perwakilan Beacukai dan Avsec BSH di ruangan Polresta BSH, Jalan M1 Ex plaza Bali. Jum'at (09/11/18) Siang jelang petang.

"Berhasil mengagalkan narkoba jenis Shabu pada bulan Oktober 2018 seberat 7,5 Kg (tujuh koma lima kilo gram) dan pada 03 November 2018 berhasil mengamankan narkoba jenis Ektasy sebanyak 6721 butir, dengan pelaku lima orang, tiga pria dan dua wanita asal Malaysia," Ungkapnya.

Lebih jauh, Orang nomer satu dijajaran Polresta BSH (Kapolres) ini, menambahkan, terungkapnya kasus upaya penyelundupan ribuan extasy berawal dari petugas Bea cukai bersama Petugas kepolisian BSH yang mencurigai dan memeriksa penumpang  pesawat Air asia nomer penerbangan AK 380 tujuan Malaysia - Indonesia inisial NRA namun tidak menemukan Barang bukti (BB).

"Setelah dilakukan interogasi diperoleh keterangan bahwa inisial NN membawa narkoba bersama rekannya inisial NR, selanjutnya petugas melakukan pengejaran terhadap NRA dan berhasil diamankan disebuah Hotel di Jakarta, setelah dilakukan penggeledahan ditemukan BB diselipan celana NRA berupa 3 (tiga) kantong plastik yang berisi narkotika jenis Ektasy sebanyak 2721 (Dua ribu tujuh ratus duapuluh satu) butir.

NRA dan NN mengaku membawa BB tersebut atas perintah TN (Buron) diduga berada di Malaysia). Setelah melakukan penangkapan NRA dan NN, selanjutnya dilakukan control Delivery dan BB Ektasy tersebut diambil oleh CS dan YC atas perintah RW (DPO).

Berdasarkan keterangan CS dan YC sebelum tertangkap sudah mengambil narkotika Ektasy di Jakarta - timur, dan BB tersebut disimpan didalam mobil Inova yang diparkir di depan rumah CS di Tangerang. Selanjutnya petugas berhasil mengamankan mobil Inova milik CS yang didalamnya terdapat 4 (empat) bungkus plastik yang berisi narkotika Ektasy sebanyak 4.000 (empat ribu) butir," tutupnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polresta BSH Ipda Riyanto, menambahkan, Kapolda Metro jaya menetapkan kejahatan narkoba sebagai salah satu bentuk gangguan kamtibmas yang menjadi prioritas untuk ditangani pihak kepolisian khususnya Jajaran Polda Metro jaya.

"Menyikapi kebijakan tersebut Sat Res Narkoba Polresta BSH bekerja sama dengan Stake holder yang ada di BSH, secara konsisten melakukan upaya pemberantasan kejahatan narkoba dan berusaha untuk mengungkap jaringanya, diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran gelap narkoba," katanya

Lanjut perwira Polri yang belum ada satu bulan menjabat sebagai Kasubag Humas ini, menyampaikan, atas perbuatan upaya penyelundupan narkoba di BSH, para Pelaku bisa terancam hukuman seumur hidup dan hukuman mati.

"Tersangka NRA, NN, CS, YC, dapat disangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) subsider pasal 113 ayat (2) lebih subsider pasal 112 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 5 (lima) tahun dan maximal seumur hidup atau Mati," tutupnya.(BY)
Share This Article :

KASUS NARKOBA