Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Forum Diskusi terbuka Dalam Rangka Persiapan Hari Tenun Nasional

JURNAL34NEWS.COM-Dalam rangka pelaksanaan Deklarasi Hari Tenun Nasional,  yang akan diselenggarakan pada tanggal 7 September nanti, digelar sebuah diskusi
terbuka yang membicarakan tentang persiapan deklarasi serta penetapan Hari Tenun Nasional
di Museum Tekstil Nasional Jakarta (24/01/2019).

Acara dibuka dengan pandangan umum yang disampaikan oleh Dr.Anna Mariana SH., MH., selaku Ketua Panitia
acara Deklarasi Hari Tenun Nasional, kemudian  Dr. Mariah Woworuntu, selaku
SekjenTraditional Textile Art Society of South East Asia ASEAN (TTASSEA), dab Tengku Ryo Rizqan selaku Ketua Umum KomunitasTekstil Tradisonal Indonesia (KTTI).

Selain itu, hadir sebagai undangan para pemerhati dan pejuang Wastra Nusantara. Acara ini didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Ekonomi Kreatif, Museum Tekstil, Museum Kebangkitan Nasional, KTTI, juga sejumlah pelajar dan mahasiswa.
Diskusi ini dibuat dalam rangka merangkul kebersamaan diantara para pemerhati budaya Wastra, untuk sama sama menyambut dan berpartisipasi dalam proses lahirnya Hari Tenun
Nasional yang didambakan oleh seluruh masyarakat tenun Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Dengan dukungan dan kebersamaan masyarakat peduli Wastra Nusantara dan di motori oleh
KomunitasTekstil Tradisional Indonesia yang merupakan wadah generasi muda sadar ketahanan sandang Nasional berbasis budaya bersama Yayasan Cinta Budaya Kain Nusantara,bahu membahu berupaya sehingga Hari Tenun Nasional diambang kelahirannya.

Seni kerajinan tenun merupakan aset dan warisan leluhur bangsa Indonesia. Kerajinan tenun
merupakan salah satu produk tekstil tradisional yang dapat ditemukan dibanyak daerah di indonesia.

Masing-masing daerah memiliki ciri dalam teknik pembuatan dan motif yang berbeda sebagai "Tenun dan songket hakikinya bukan hanya selembar kain, tetapi juga simbol budaya yang telah merasuk dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakatnya. Untuk itu, sudah selayaknya
Pemerintah memberikan perhatian dan pengakuan akan keberadaanya, karena hal ini telah
di amanatkan dalam UUD1945 (AmandemenII) Pasal18 Bayat (2) dan Pasal 28 C ayat (2), UUD
1945 Pasal 28 ayat (3), Pasal 32 ayat (1), Pasal 33, dan UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang
Pemajuan Kebudayaan RI.


Kita semua bersyukur bahwa Hari Batik Nasional sudah ditetapkan untuk diperingati setiap tanggal 24 Oktober.

Saat ini giliran wastraTenun untuk kita perjuangkan bersama dan diperingati
secara Nasional, Alhamdulillah perjuangan kita bersama ini disambut baik oleh Bapak Presiden Joko Widodo, Deklarasi dan di resmikan secara adm negara melalui Keputusan presiden dan di tanda tangani Presiden langsung sebelum acara deklarasi HTN tanggal 24 feb 2019 ." jelas Anna Mariana.

Hari Tenun Nasional ditetapkan pada tanggal 7 September berkaitan dengan sejarah
diresmikannya Sekolah Tenun pertama di Indonesia, pada tanggal 7 September tahun1929 oleh dr. Soetomo di Surabaya.(Wsn/DS)
Share This Article :

KASUS NARKOBA