Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

GK Jo Tangsel Gelar Istighosah dan Doa Bersama Serukan Pemilu Damai 2019

Tangsel-Pemilu atau Pemilihan Umum akan digelar serentak pada 17 April 2019 di seluruh Indonesia. Guna memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat baik skala regional provinsi maupun nasional.

Pesta demokrasi yang diadakan rutin selama 5 tahunan tersebut juga dilakukan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 – 2024 sebagai salah satu bentuk penyaluran aspirasi warga negara untuk menentukkan masa depan Bangsa Indonesia.

Tentunya dengan waktu yang semakin dekat kurang dari 30 hari menuju Pemilihan Umum, tensi politik dan kehidupan berbangsa mengalami peningkatan drastis yang mempengaruhi kehidupan sosial secara luas.

Menyikapi hal tersebut. Relawan yang tergabung dalam Galang Kemajuan Jokowi Tangerang Selatan berinisiatif memberikan edukasi dan menyerukan nuansa politik yang hangat dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia sebagai tujuannya.
Diddy Budiono, Sekjen GK Jo yang hadir malam itu mengatakan, "Selain ingin berbaur dan memberikan kesan berbeda,  GK Jo Tangsel bekerja sama dengan berbagai tokoh masyarakat untuk memberikan sebuah wawasan kebangsaan atas kepemimpinan Presiden Joko Widodo yang erat dengan Pancasila sebagai landasan kehidupan untuk menjaga kerukunan antar sesama", ujar Diddy.

Acara yang bertemakan Doa Bersama dan Isthigosah sebagai salah satu cara berikhtiar mewujudkan Pemilu yang jujur, adil dan adil tentunya menjadi salah satu tujuan dalam balutan nuansa islamiah. Acara yang dibalut keakraban melalui makan bersama dan memanjatkan doa kepada Allah SWT sebagai pencipta alam semesta tentunya menjadi salah satu cara meredam panasnya suasana menjelang pemilu yang kini diwarnai oleh ujaran kebencian, hoax dan fitnah demi meraih kekuasaan bukan untuk membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, berkarakter dan berbudi luhur sesuai dengan Pembukaan UUD 1945.

Diddy menambahkan, kita melakukan sosialisasi secara langsung mengenai arah dukungan kepada  Fokus utama dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :

Memberikan wawasan kebangsaan mengenai pentingnya keutuhan NKRI sebagai salah satu negara yang terdiri atas lintas budaya dan agama agar terus rukun serta damai.

Memperkuat silaturahmi antar sesama dengan memanjatkan doa bersama dan isthigosah untuk mmeperkuat ukhuwah bangsa indonesia sebagai baldatun Toyyiban atau Bangsa yang diberkati oleh Allah SWT.

Membangun semangat kebangsaan dan memberikan jawaban atas segala hoax dan fitnah yang kerap menyerang Presiden Joko Widodo dengan memberikan narasi kesuksesan dan prestasi gemilang yang berhasil membawa Indonesia menjadi bangsa yang disegani dikancah Internasional melalui berbagai kebijakan yang tegas.

Memberikan edukasi dan penguatan serta soliditas antar umat beragama untuk terus hidup berdampingan dengan mengedepankan prinsip islamiah yang Rahmatan Lil Alamiin.

Adapun acara yang digelar tersebut turut menggelar Alim Ulama dan berbagai tokoh masyarakat seperti DR. Zastrouw Al Ngatawi sebagai salah satu pembicara yang juga merupakan Kyai dengan berbagai pengalaman untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dan berdampingan.

Acara  berjalan aman dan tertib dengan tamu undangan yang melebihi kapasitas yakni 500 orang dan bertempat di Soto Kudus Kauman, Pamulang Barat", pungkas Diddy. (azmy)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA