Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

DANDIM DAN KAPOLRES BOYOLALI PIMPIN APEL PERGESERAN PASUKAN



Jurnal34news,com - Dandim 0724/ Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman SIP,MH bersama Kapolres Boyolali AKBP Kusumo Wahyu Bintoro S.H.SIK memimpin Apel Pergeseran  Pasukan gabungan TNI-Polri dalam rangka pengamanan TPS (Tempat Pemungutan Suara) Pemilu 2019 di wilayah Kabupaten Boyolali , bertempat di Lapangan Alun-alun Kidul,Kabupaten Boyolali. Senin (15/04).
Apel pergeseran pasukan yang dilaksanakan ini guna mewujudkan keamanan dalam  Pemilu yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 secara serentak khususnya di wilayah Kabupaten Boyolali. Turut dihadiri seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) bersama Ketua KPU, Ketua Bawaslu,  dan pihak terkait lainnya.
Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat SH mengucapkan selamat bertugas bagi TNI Polri yang tergabung dalam pelaksanaan pengamanan pemilu tahun 2019 semoga dalam pelaksanaan Pemilu serentak Boyolali dalam suasana nyaman, damai dan penuh kegembiraan.
Lebih lanjut Kapolres Boyolali mengungkapkan bahwa personil Polres boyolali yang diterjunkan ke TPS-TPS diwilayah Boyolali adalah 695 personil dengan dibantu personil TNI dari Kodim 0724/Boyolali 295 Personil dan dari TNI AU sebanyak 100 Personil dan dari personil Brimob 60 Personil. Dengan kekuatan yang ada beliau yakin bahwa pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan aman,tertib dan sejuk.
Sedangkan Dandim 0724/Boyolali menambahkan bahwa personil TNI dari Kodim 0724/Boyolali  siap mem Back up Kepolisian dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 khususnya di wilayah Boyolali, Kodim Boyolali juga menyiagakan personil cadangannya di Makodim  1 SSK  sejumlah 100 orang yang siap gerak apabila diperlukan.
Dandim juga menegaskan bahwa TNI (Kodim Boyolali) selalu siap membantu mengamankan pelaksanaan Pemilu dengan demikian menghimbau kepada masyarakat Boyolali agar senantiasa menggunakan hak pilihnya.Mari kita ciptakan suasana Pemilu yang aman, damai, dan sejuk
Sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Tidak saja anggota partai politik dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pihak penyelenggara Pemilu, yakni KPU, Bawaslu dan DKPP wajib hukumnya menunjukkan kinerja yang objektif dan transparan. Tidak ketinggalan tentunya fungsi dan peran TNI-Polri yang berada di luar lingkup penyelenggara Pemilu, akan tetapi sangat menentukan suksesnya keberlangsungan Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,(Red)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA