Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Gubernur Papua, selaku pembina apel siaga gelar pasukan pengamanan pilpres dan pileg tahun 2019



Jurnal34news.com -JAYAPURA  – Jelang pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada tanggal 17 April 2019 mendatang, masyarakat Papua diminta tidak golput.

Hal tersebut detegaskan  Gubernur Papua, Lukas Enembe,S.IP. MH dalam arahannya selaku pembina apel pada apel gelar pasukan kesiapan pengamanan Pilpres dan Pileg di Provinsi Papua bertempat di halaman kantor gubernur dok 2 Jayapura belum lama ini, ( Jumat,5/4/2019). Apel gelar pasukan tersebut  dihadiri unsur Forkompimda, para bupati/wali kota se-Provinsi Papua dan tokoh agama.

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan sebagai wakil  pemerintah pusat didaerah tidak menginginkan adanya golput atau pemboikotan terhadap jalannya pelaksanaan Pilpres dan Pileg diatas Tanah Papua, bahkan dirinya meminta kepada seluruh masyarakat Papua agar berbondong-bondong datang ke TPS-TPS pada tanggal 17 April 2019 untuk memberikan hak suaranya sesuai hati nurani masing-masing tanpa adanya unsur paksaan ataupun intimidasi dari pihak manapun.

Gubernur mengatakan, Provinsi Papua harus menjadi contoh penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan bermartabat yang penuh damai bagi provinsi lain di Indonesia.

Bahkan dirinya menegaskan apabila ada kelompok atau segilintir orang yang ingin melakukan pemboikotan, maka akan ditindak tegas oleh TNI-Polri di Provinsi Papua sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Papua juga meminta kepada Aparatur Sipil Negara agar tetap menjaga netralitas dan dapat menyalurkan aspirasi politik pada tanggal 17 April 2019 dengan mendatangi TPS.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe meminta kepada Bawaslu dan KPU kabupaten/kota se-Provinsi Papua, sebagai penyelenggara Pemilu agar tetap menjaga netralitas, serta membangun komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi yang baik kepada pimpinan daerah dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pilres dan Pileg sesuai jadwal dan aturan penyelenggaraan Pemilu.

Sebagai pengawas pemilu bangun sinergitas dan konektivitas pengawasan pemilu secara benar, adil dan professional, sementara bagi TNI,Polri dan Satpol PP dimanapun berada diharapkan memberikan jaminan keamanan kepada seluruh masyarakat Papua pada pelaksanaan Pemilu pada tanggal 17 April 2019. (humas-provinsi)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA