Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Ketua LN PKRI Prof. Dr. E. Irwannur Mendatangi Ke Dubes Myanmar.


Jurnal34news, Jakarta- Penindasan Warga Rohingya mendapatkan perhatian
serius Dari Ketua LN PKRI Bapak
Prof. DR.E.Irwannur
Latubual,MM,MH,Phd pada
kesempatan tersebut dimana
beliau ingin menyampaikan surat kepada delegasi kedubesan Negara Myanmar yang berada di Jakarta
Senin, (04/09/2017). Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Republik Myanmar.

Namun Sayang sekali diwaktu
bersamaan terjadi pula aksi
demonstrasi yang dilakukan
Sahabat Rohingya dikedutaan Besar Negara Myanmar, karena lokasi disekitar demo tersebut ditutup dengan kawat duri bahkan penjagaan ketat oleh pihak kepolisian.

Melihat kondisi di area Kedubes Myanmar maka dari pihak LN PKRI akan dilakukan jadwal ulang untuk mengantarkan surat ke Dutaan Besar Myanmar di Jakarta, keesokan harinya
pada hari selasa, (05/09/2017).

Diwaktu bersamaan beliau juga
mengungkapkan kepada beberapa media saat dilakukan wawancara secara desktop, beliau mengatakan " Tujuan kami dari LN PKRI adalah ingin menyerahkan surat kepada kedutaan besar Myanmar yang berada di Jakarta untuk ditujukan kepada Presiden
Republik Persatuan Myanmar
kemudian Pimpinan dewan
Myanmar dan Perdana Menteri
Myanmar " imbuh Bapak
Prof.Irwanur

Beliau mengatakan " Terkait
Koordinasi Internal baik otoritas
bangsa pemerintahan Myanmar
sendiri dan para anggota di
Negara - negara ASEAN serta
diteruskan ke PBB dan Makamah Internasional dengan maksud agar dilakukan langkah koordinasi dan juga adanya komunikasi tindakan perdamaian terhadap pembantaian rakyat muslim di Rohingya Myanmar".

Ketika Rekan kami menanyakan
tindakan selanjutnya selain
mengirimkan surat kepada
Pemerintah Myanmar, Beliau
menegaskan bahwa didalam surat tersebut disampaikan pemerintah Myanmar diberikan waktu selama satu bulan,
karena LN PKRI Berkoordinasi
kepada pasukan adat yang ada
diraja - raja melayu untuk
melakukan persiapan pembelaan kepada umat muslim di Rohingya Myanmar.

Semoga dengan adanya langkah koordinasi dari Lembaga Negara PKRI berkaitan dengan otoritas Bangsa Indonesia dan ini
harus diperhatikan oleh pemerintah Myamar karena kita ambil dari dewan adat Nasional.

Ketika reporter kami menanyakan berkaitan dengan demo yang sering terjadi sekarang ini Prof.Irwannur dalam tutup wawancaranya beliau berujar " Kami anggap wajar saja karena mengungkapkan emosi terkait
berbagai macam pembantaian
yang dialami kaum muslim
Rohingya di Myanmar, bahkan
beliau juga menyampaikan hal ini merupakan apresiasi tuntunan rakyat Indonesia untuk Myanmar dan ketua LN PKRI berharap banyak agar terjadi perdamaian di negara Myanmar. (AGN)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA