Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Tio Melanggar Pasal 114 ayat (1) Subsidair Pasal 112 Ayat (1) lebih subsidair Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35/2009 Tentang Narkotika.

Jurnal34news.com, Jakarta- Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pimpinan AKBP Dony Alexander menangkap aktor senior Tio Pakusadewo terkait dugaan penyalahgunaan narkoba pada hari Selasa (19/12), pukul 23.15 WIB di rumahnya Jalan Ampera, Ragunan, Jakarta Selatan.


Dari penangkapan tersebut, polisi mendapatkan barang bukti berupa tiga klip sabu seberat 1,06 gram dan cangklong habis pakai.


Saat ini, Tio sudah diamankan oleh Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Selanjutnya, polisi akan melakukan proses assessment untuk menentukan apakah Tio akan direhabilitasi atau dilakukan penahanan.


"Sesuai dengan aturan yang ada, kemungkinan besar kita akan assessment terlebih dahulu, apakah nanti akan direhabilitasi atau tahan," kata Kasubdit II Ditresnarkoba AKBP Dony Alexander di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (22/12).


Menurut pengakuan Tio kepada penyidik, ia kerap membeli sabu kepada seseorang berinisial V sebanyak 1 gram sabu. Kemudian berdasarkan pemeriksaan penyidik, ada indikasi bahwa Tio hampir setiap hari menggunakan sabu.


"Maksimal 1 gram setiap dia beli, tapi tergantung juga. Hasil pemeriksaan sementara, ada indikasi dia setiap hari menggunakan sabu," jelas Dony.


Lebih lanjut Dony mengatakan sudah ada beberapa anggota keluarga Tio yang menjenguk di rutan narkoba Polda Metro Jaya. Namun tidak dijelaskan secara rinci siapa saja yang menjenguk Tio.


"Ya, keluarga sudah ada yang jenguk," tutup Dony.


Sebelumnya aktor senior Tio Pakusadewo mengakui sudah sekitar 15 tahun menggunakan narkoba. Bahkan pada bulan Mei lalu, ia mengakui sudah berhenti menggunakan obat-obatan terlarang tersebut.


Atas perbuatannya tersebut, Tio disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) subsidair Pasal 112 ayat (1) lebih subsidair Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika.
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA