Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Dalam Sepekan Unit Reskrim Polsek Kalideres Berhasil Ungkap Kejahatan Wilayah Hukumnya



Jurnal34news.com, JAKARTA – Jajaran  Reskrim Polsek Kalideres berhasil ungkap dua kasus  curanmor dan kasus penganiayaan di lokasi berbeda yang terjadi di wilayah hukum Polsek Kalideres Jakarta Barat. Enam dari para pelaku pencurian ini diterjang timah panas ketika akan ditangkap mengadakan perlawanan.

Dalam  Confrence Press Dengan Awak Media TV dan Online pada Sabtu (24/11/2018) , Kapolsek Kalideres Kompol Pius Ponggeng SH bersama Kanit Reskrim AKP Syafri Wasdar mengatakan, bahwa dari pengungkapan tiga kasus ini polisi unit Reskrim berhasil menangkap tujuh tersangka.

Kompol Pius Ponggeng menjelaskan, bahwa kasus ini berawal pada hari Selasa tanggal 20 November 2018 sekira jam 23.00 WIB, pelaku MS dan pelaku AL sedang mencongkel rumah korban JH, yang beralamat di Jalan Satu Maret RT.05/02 No.9 Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat.



“Perbuatan aksi mereka diketahui saksi dari jarak 20 meter, hingga saksi sempat saksi di todongkan sebuah gunting oleh pelaku MS ,dan saksi berteriak teriak meminta tolong kepada warga lain dan saat saksi berteriak, para pelaku melarikan diri kearah yang berbeda, pelaku MS belari keujung jalan dan AL berlari keujung jalan dan mengarah ke kanan jalan raya.” kata Kompol Pius Ponggeng.

Masih di katakannya, para pelaku ini melarikan diri kearah jalan berbeda hingga pelaku MS sempat mengeluarkan senjata api rakitan dari dalam bajunya, dan menodongkan senjata api rakitan kearah warga setempat.



Anggota Reskrim yang di pimpin oleh Kanit reskrim AKP Syafri Wasdar yang sedang melakukan patroli wilayah dan memergoki pelaku MS sedang menodongkan senjata api rakitan kearah warga, melihat kejadian tersebut anggota reskrim melakukan penangkapan terhadap MS dan dibawa ke Polsek Kalideres berikut saksi dan barang bukti.

Setelah pelaku MS dan pelaku AL dibawa ke Polsek Kalideres Jakarta Barat oleh anggota reskrim, maka pelaku mengaku, selain melakukan percobaan pencurian, pelaku juga pernah mengambil satu unit sepeda motor Yamaha X RIDE, tahun 2017, warna merah, Nopol B 4454 BPH.

Pada salah satu kelompok ini 4 orang tergolong masih anak-anak dan 1 orang dewasa. Sedangkan satu dari pelaku diketahui adalah mantan residivis rutan nusakambangan.

Kemudian pada kasus penganiayaan, Kompol Pius menjelaskan, kejadian berawal adanya rasa cemburu pelaku terhadap istrinya. HE cemburu lantaran berdasarkan keterangan Istrinya bahwa sebelum menikah dengan pelaku, sang istri sudah melakukan hubungan badan dengan korban. Bahkan anak yang dikandung oleh istrinya diduga oleh pelaku adalah hasil hubungan gelap dengan korban.

“Pelaku ini cemburu karena sebelum menikah dengan istrinya , ternyata istri pelaku mengaku kepada pelaku bahwa pernah melakukan hubungan badan dengan korban dan pelaku menduga bahwa anak yang dikandungnya merupakan hasil hubungan gelap bersama korban,” tutur Kompol Pius.

Namun setelah bertemu dengan korban, pelaku yang saat itu membawa sebilah golok langsung menganiaya korban dengan membacok kepala dan pinggang korban.

Dari penangkapan tersangka tersebut, polisi mengamankan sebilah golok bergagang kayu dan bersarung kayu warna coklat. Sedangkan pelaku (HE) yang merupakan warga Kabupaten Tangerang Banten diamankan di Mapolsek Kalideres.

Sementara itu, dari 3 kasus yang berbeda kepada para tersangka, diantaranya dijerat Pasal 363 KUHP, Pasal 363 KUHP dan Pasal 351 KUHP.
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA