Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Warga RW 12 Taman Semanan Indah Ancam Akan Adukan Masalah Portal Ke DPRD DKI Jakarta

Gambar Ilustrasi
JAKARTA - Warga RW. 12 Perumahan Taman Semanan Indah (TSI) Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres keberatan adanya pembatasan jam malam melalui penutupan portal di pintu utama Perumahan TSI, Kosambi, Cengakareng, Jakarta Barat.

Aturan sepihak oleh RW.11 Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat Rohali, setelah adanya  pembatasan jam malam yang dimulai pada pukul 23.00 WIB hingga Pukul 05.00 WIB.

Akibat aturan sepihak tersebut, sehingga menyulitkan akses jalan warga RW. 12, karena mereka harus memutar jalan sisi Selatan.

"Kami warga RW.12 sangat keberatan dengan portal tengah di atas jembatan perbatasan Rw 011 Duri Kosambi dan Rw 012 Semanan Portal tengah harus dibongkar dan dikembalikan semula agar akses warga RW 12 tidak kesulitan menggunakan jalan utama tersebut,"  ujar Wenfie.

Sedangkan Rini warga Rt05 Rw 012 mengatakan"Menurut saya portal si tengah tidak ada faedahnya,rini juga ingin agar portal tersebut agar segera di bongkar,jadi pintu portal hanya di buka satu pintu dan alhasil kendaraan yang akan keluar dan masuk terjadi antrean"Tutur Rini

Koordinator Keamanan wilayah RW. 12 Perumahan TSI Yono juga mengungkapkan keberatan terhadap kebijakan Ketua RW.11 terkait pembatasan jam malam melalui penutupan portal.

Kebijakan dinilai tidak konsisten setelah adanya musyawarah sebelumnya atas kesepakatan adanya portal yang didirikan  masuk ke wilayah RW. 11 kemudian mengakses ke wilayah RW. 12 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres.

"Harus dibongkar portal itu dan dikembalikan semula supaya warga Rw 12 mudah mengakses jalan ke rumah mereka. Ketua RW. 11 tidak konsisten setelah adanya kesepakan pembuatan stiker yang diprioritaskan untuk warga RW. 12 berlaku 24 jam," kata Yono.

Sementara Ketua RW. 12 Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres Horianto Utomo menerangkan, pihaknya terkejut setelah adanya banyak aduan dari warganya yang tidak bisa mengunakan jalan, lantaran adanya jam malam tutup portal.

Menanggapi keluhan itu Harianto langsung melaporkan ke pihak Developer PT. Intiland yang membangun perumahan TSI untuk menindaklanjuti masalah tersebut dan Pihak Intiland pun sangat mendukung tidak diadakannya portal tersebut.

Dan warga Rw 12 pun sudah menandatangani Surat keberatan dengan keberadaan portal tersebut dan sudah  melaporkan ke Walikota Jakarta Barat namun sama sekali tidak ada tindakan dari Pemkot Jakarta Barat.

Ketua Rw 12 Horianto Utomo mengatakan"Kalau masalah konflik portal dan adanya jam tutup portal tidak ada tindakan tegas dan solusi dari aparat Pemkot Jakarta Barat, warga khususnya RW.12 akan mengadukan masalah ini ke DPRD DKI Jakarta," terang Harianto.(wsn).
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA