Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Polisi Berhasil Bebaskan Korban Penyekapan Di Sebuah Kantor Kaperasi



Keterangan Foto : Rantai Untuk Menyekap Korban

Jurnal34news.com - Kota Tangerang - Polisi dari Polsek Tangerang berhasil mengamankan empat pria yang diduga kuat sebagai pelaku penyekapan sadis dengan korban seorang karyawan koperasi disalah satu bilangan wilayah hukumnya. ke empat pelaku hanya mampu tertunduk lesu ketika digelandang petugas untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan SIK MH melalui Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono SH, melalu keterangan tertulisnya, membenarkan pihaknya berhasil membebaskan korban penyekapan yang terjadi diwilayah hukumnya. Senin (10/12/18)

"Berhasil ungkap kasus penyekapan dan perbuatan tidak menyenangkan yang melibatkan empat tersangka pria dengan inisial ML (29), FMP (26), CF (23), DA (23), dengan TKP Kantor Koperasi Bangun Jaya, alamat Perum Taman Royal I Cluster Mahoni No 80, Kelurahan Tanah Tinggi, terjadi Rabu (5/12), korban Asmad Maulana (21) diikat pakai tali rafia dan pada kamis (6/12) di ikat memakai rantai," Ungkapnya.

Lebih jauh, orang nomer satu di jajaran Polsek Tangerang yang dikenal publik ramah dan humanis tersebut, menambahkan, penyekapan berawal Rabu (5/12) korban diikat pakai tali rafia dan pada kamis (6/12) korban di ganti ikatan menjadi rantai besi dan di gembok pada bagian pergelangan kaki yang di sambungkan ke kusen jendela.

"Adapun permasalahan sebelumnya adalah  korban telah menggunakan uang Koperasi sebesar Rp 3.800.000,- (tiga juta delapan ratus ribu rupiah)  yang seharusnya di berikan kepada nasabah,  namun ( sebagai uang pinjaman) tersebut tidak di serahkan kepada nasabah,  sehingga para pelaku yang juga bekerja di Koperasi tersebut, meminta uang yang telah di gunakan oleh korban supaya dikembalikan kepada Koperasi.

Karena korban tidak bisa mengembalikan,  maka korban di ikat dengan dengan tali rapiah dan berlanjut dengan rantai besi, namun korban di berikan makan dan di berikan kebebasan mandi, selebihnya korban di ikat dengan rantai besi pada bagian pergelangan kaki," Bebernya.

Masih kata perwira Polri dengan melati satu dipundaknya tersebut (Kapolsek), terungkapnya kasus penyekapan berawal dari salah satu karyawan koperasi yang bernama RK yang tidak tega melihat korban di ikat dengan rantai besi. sehingga RK memberitahukan kepada paman korban yang bernama saudara LL. selanjutnya saudara LL mengabarkan kepada kakak kandung korban yang bernama SP.

"Saudara SP melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tangerang, kemudian anggota Polsek Tangerang dengan cepat mendatangi tempat kejadian dan membebaskan korban dari ikatan rantai besi tersebut. dengan adanya kejadian tersebut para pelaku, korban dan barang bukti di bawa ke Polsek Tangerang guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," Pungkasnya.(BY)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA