Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Relawan GK Jo Tangsel blusukan di Pasar Kaget Sasmita Jaya, Pamulang


Jurnal34news.com - Pasar dan lingkungan warga masyarakat merupakan suatu spectrum yang tidak terpisahkan satu sama lain. Kebutuhan akan bahan-bahan makanan seperti sayur mayur, daging baik ayam maupun sapi hingga kebutuhan keluarga seperti peralatan penunjang rumah tangga sampai mainan anak menjadi satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan satu sama lain.

Melihat momentum tersebut, Relawan Galang Kemajuan Jokowi atau disingkat GK Jo wilayah Tangerang Selatan menggelar acara blusukan seperti yang sering dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam mencermati dan melihat langsung kebutuhan masyarakat. Acara blusukan itu sendiri dilaksanakan pada hari ahad (10/03) dengan agenda sosialiasi  mengenai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor urut 01 yakni Bapak Joko Widodo dan K.H. Ma”aruf Amin. Acara blusukan tersebut tentunya mendapat sambutan hangat dan memicu rasa penasaran pengunjung yang sibuk berbelanja pada Pasar Kaget Mingguan Sasmita Jaya, Pamulang.


“Kami senang sekali bisa mengetahui lebih dekat apa yang Bapak Joko Widodo ingin kampanyekan selain itu juga kami sangat antusias dengan keramahan para Relawan ( GK Jo Tangsel ) yang sangat baik.” Ujar Marsudi ( 40 tahun ), pengunjung pasar yang sudah rutin setiap minggu hadir di Pasar Kaget Mingguan Sasmita Jaya, Minggu (10/03). Selain mensosialisasikan mengenai Bapak Joko Widodo dan K.H. Ma’aruf Amin, Relawan GK Jo Tangsel juga melakukan audiensi terkait perekonomian yang konon katanya sulit pada masa Pemerintahan Jokowi – JK dari 2014 hingga 2019. “ Ah saya kira engga. Buktinya kita dagang ada saja ( Pembeli ). Tinggal kitanya saja mau cari alternatif jualan atau tidak.” Pungkas Rahma ( 34 tahun ) mantan pedagang sayuran yang kini banting setir menjadi pedagang pakaian anak.

Dengan adanya acara blusukan dan menyapa warga serta pedagang yang terlibat didalam Pasar Kaget Mingguan Sasmita jaya tentunya mereka berharap masukan dan kampanye positif ini semakin digalakkan untuk menciptakan iklim demokrasi yang sejuk tanpa perpecahan satu sama lain. Karena pada akhirnya, Pemilihan Presiden hanya sebuah momentum adu gagasan serta program yang mengutamakan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat bukan sebuah perang antar suatu kaum dengan kaum lainnya yang mengobarkan perasaan saling benci antar golongan yang berbeda pendapat.  (Azmy Ielman/KOR)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA