Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Indonesia-Brunei Tingkatkan Kerja Sama Bidang Kesehatan

Jurnal34news.com -Brunei Darussalam - Delegasi Kementerian Kesehatan Indonesia dan Brunei Darussalam sepakat untuk segera mengimplementasikan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Kesehatan yang sebelumnya telah ditandatangani sejak Februari 2015 berupa pertukaran informasi tentang kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, obat tradisional dan peraturan produk media, penelitian dan pengembangan bersama di bidang medis dan kesehatan.​​
Dubes RI menyampaikan dukungannya terhadap rencana implementasi kerja sama tersebut, khususnya mengingat potensi yang besar antar kedua negara. “Implementasi Rencana Aksi ini akan menjadi landasan yang sangat penting dan merupakan investasi dalam kerangka kerja sama kesehatan Indonesia dan Brunei Darussalam di masa depan," ujar Dubes Sujatmiko.
Dalam diskusi informal seusai penandatanganan PoA, Dubes RI juga menyampaikan kepada Menteri Kesehatan Brunei dan jajarannya bahwa Indonesia siap mengirimkan para tenaga kesehatan sesuai kualifikasi yang diperlukan Brunei. Lebih lanjut juga ditawarkan investasi Brunei di Indonesia, khususnya rumah sakit internasional. Pihak Brunei menyatakan siap untuk mempelajari tawaran tersebut.  
Kesepakatan pelaksanaan kegiatan kerja sama ini dituangkan dalam dokumen Plan of Action (PoA) / Rencana Aksi yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI drg. Oscar Primadi, MPH dan Permanent Secretary Kementerian Kesehatan Brunei Awang Haji Abdul Manap bin Othman. Penandatanganan PoA yang berlaku untuk periode 2019-2020 ini disaksikan oleh Duta Besar Republik Indonesia Dr. Sujatmiko.
Indonesia sebagai negara yang memiliki keahlian di bidang obat-obatan tradisional dan penyediaan peralatan kesehatan dapat menjadi pemasok bagi keperluan Brunei Darussalam di bidang-bidang tersebut. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan kunjungan delegasi RI ke fasilitas dan Pendidikan kesehatan Brunei Darussalam, yaitu Rumah Sakit Raja Istri Pengiran Anak Saleha (RIPAS), Universitas Brunei Darussalam dan Berakas Health Centre (sumber: KBRI BSB)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA