Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Pasang Spanduk ,Warga DMB Tolak Pengungsi Imigran di Wilayahnya

Jurnal34news.com  JAKARTA - Keberadaan Imigran para pencari swaka asal timur tengah di komplek Daan Mogot Baru Kalideres Jakarta Barat Menuai polemik baru bagi warga komplek sekitar.Pasalnya keberadaan para imigran tersebut dinilai mengancam kenyamanan warga di sekitar.

Sebelumnya warga sudah memasang beberapa spanduk penolakan keberadaan imigran dari berbagai negara asal timur tengah yang di tampung di gedung kosong samping sekolahan Dian Harapan Jalan Bedugul komplek Daan Mogot Baru Kalideres Jakarta Barat.

Andri Salah salah satu Warga Daan Mogot baru saat di wawancara wartawan di lokasi menuturkan,Kami seluruh warga komplek daan mogot baru menolak adanya penampungan imigran di wilayah kami katanya (13/7/2019)

"Yang pertama kami sangat menyesalkan kenapa pemprov tidak ada sosialisasinya pada warga kita semua warga sini kaget,begitu sudah di bersihkan tiba-tiba bergerombolan ratusan imigran datang masuk ke gedung kosong itu."Ucapnya.

Kemudian Lanjut Andri mengatakan,Warga mulai merasa terganggu kenyamanannya,karena mereka berkeliaran di depan ruko tempat usaha kita,inikan komplek perumahan pak"kok di jadikan tempat imigran seperti ini kata Andri

Kami khawatir dengan adanya ribuan imigran ini akan berdampak tidak baik bagi warga,yang jelas warga sangat terganggu,selain itu juga warga juga khawatir dengan adanya penularan penyakit yang tidak kita ketahui,apakah mereka ini bisa di jamin kesehatanya.ucapnya.

"Kami berharap kepada pemerintah segera untuk memindahkan imigran yang ada di sini ke tempat yang lebih layak,karena tempat penampungan itu bersebelahan dengan sekolahan,di khawatirkan akan menggagu kegiatan proses belajar dan mengajar di sekolahan itu."ucapnya

Kemudian Kami juga meminta khususnya kepada pak gubernur Pak Anis untuk segera memindahkan imigran ketempat yang lebih layak,bila perlu pindahkan saja ke pulau reklamasi sana.jangan di sinilah.kata Andri

Hal senada juga di sampaikan "  Deo Warga sekitar mengatakan,Pemerintah republik Indonesia, pemerintah daerah DKI Jakarta dan pemkot jakarta barat secara kemanusiaan membantu warga negara lain boleh saja silakan,tapi jangan mengorbankan warga nya sendiri "ujar  Deo

"Kami warga negara indonesia yang setiap bulan setiap hari bayar pajak,pemerintah silakan saja bantu warga negara lain tapi jangan warga sendiri jadi korban."Pungkasnya

Laporan : team Forlis/red

Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA