Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

KAPOLRES CIAMIS,TIGA PILAR DAN MUSPIKA LAKSANAKAN RAKOR TERKAIT ANTISIPASI KESIAPSIAGAAN KRISIS AIR BERSIH, KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI WILAYAH KABUPATEN PANGANDARAN.


Jurnal34news.com ,Pangadaran - Polres Ciamis bersama 3 pilar  melaksanakan  kegiatan rapat koordinasi terkait antisipasi kesiapsiagaan krisis air bersih, kebakaran lahan hutan di wilayah Pangandaran di gelar diaula setda Kabupaten Pangadaran , Kamis ( 15/8/2019),

Dalam Rakor di hadiri sejumlah pemangku jabatan antara lain Bupati Pangandaran, wakil Bupati Pangandaran, Kapolres Ciamis, Dandim 0613/Ciamis, Sekda Kab.Pangandaran, Plt.Kejaksaan Negeri Ciamis, Sekertaris Dewan Kabupaten Pangandaran, Kabag Ops Polres Ciamis, para Kepala SKPD Kab. Pangandaran dan PJS. Direktur PDAM Kab.Pangandaran serta Muspika se-Kab.Pangandaran.



Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, bahwa rakor ini merupakan atensi dari RI 1 terkait antisipasi kesiapsiagaan krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan, dan Polres Ciamis sudah berkoordinasi dengan PDAM dengan menyiagakan tangkidi daerah titik rawan kekeringan dan kebakaran.

‘Upaya dari Polres Ciamis terkait permasalahan kekeringan dan kebakaran lahan ini, sudah menyiagakan mobil patroli Polres yang ada di Polsek berserta jajaran dan sudah dilengkapi dengan alat penampungan air (torn) sebagai upaya tindakan pertama untuk mengatasi permasalahan kekeringan dengan sasaran daerah-daerah rawan kekeringan dan kebakaran lahan,” ucapnya.

Untuk itu di terapkan sistem Zona untuk pengambilan air dengan tujuan cepat mengatasi terjadinya permasalahan kekeringan, selain itu Polres Ciamis sampai dengan saat ini telah melakukan maping daerah rawan kekeringan, daerah rawan kebakaran dan membentuk tim untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran pidana pelanggaran mutu baku udara/melakukan pembakaran dengan disengaja yang mengakibatkan adanya korban jiwa.



“Maka dari itu perlunya untuk bersinergi antara Polri, TNI dan Pemkab Pangandaran untuk menanggulangi potensi bencana kekeringan dan kebakaran lahan di Kabupaten Pangandaran,” jelasnya.

Dandim 0613/Ciamis Letkol Tri Arto Subagio juga menyampaikan, ada beberapa desa yang tidak ada sumber air yaitu wilayah Kec.Cigugur sudah menyiapkan 19 pompa air dan melaksanakan patroli antisipasi bencana tersebut.

“Terkait kebakaran hutan sudah menjadi ancaman yang serius, Kodim Ciamis sudah mengintrusikan kepada Koramil bersama dengan Polsek setempat untuk melaksanakan patroli di daerah berpotensi menimbulkan kebakaran maupun kekeringan,” katanya.

Sementara Bupati Pangandaran menjelaskan,untuk camat agar melaksanakan koordinasi dengan Kepala Desa untuk memetakan desa mana saja yg mengalami kekeringan serta potensi menimbulkan kebakaran hutan agar BPBD selalu berkoordinasi dengan desa setempat untuk segera melaksanakan pemetaan dan antisipasi potensi bencana tersebut.


 Pada kesempatan yang sama Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran menerangkan, sesuai data yang dilampirkan banyak daerah rawan kekeringan di wilayah Kab.Pangandaran namun dengan titik terparah kekeringan berada di wilayah Kec. Kalipucang.

Sedangkan potensi kebakaran lahan berada di wilayah Kec. Cigugur dan Langkaplancar upaya dari BPBD sendiri adalah peminjaman mobil tanki baik dari PDAM, Damkar, dan dari PMI sedangkan untuk daerah terpencil dan sulit dijangkau oleh kendaraan tangki,

“Diharapkan kepada seluruh instansi apabila melakukan pendistribusian air bersih diharapkan bisa berkoordinasi dengan pihak BPBD,” imbuhnya.(Red)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA