Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

LPER Dan KURIKULA Menggelar Seminar Industri Pariwisata Berbasis Energi Dan Lingkungan Di Bali

JURNAL34NEWS.com,Jakarta-LPER (Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat) berkolaborasi dengan KURIKULA menyelenggarakan seminar sekaligus workshop  yang menitikberatkan pada kesejahteraan masyarakat dan sinergi antar industri  di era digital di Bali tanggal 12 September 2019 lalu.

Ketua Panitia Ir. Eka Mardiyanti Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan LPER selaku ketua panitia mengungkapkan tujuan seminar diadakan untuk mendorong sinergi antara semua stake holder yaitu Lembaga Jasa Keuangan dan Para Pelaku Usaha Bidang Pariwisata, dan Energi dalam aktivitasnya memerhatikan lingkungan,sehingga kedepan  mewujudkan pembangunan berkesinambungan.
Para nara sumber yang sudah berpengalaman dalam seminar skala nasional ini antara lain :
Billy Hartono Salim, pemilik Secret Garden Village sekaligus sebagai sponsor utama, Ahmad Rifqi dari Departemen International OJK selaku Analyst Executive Senior, I Putu Astawa selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata Bali, Zennis Arrohman CEO KURIKULA partner LPER untuk memberikan penyegaran tentang bisnis yang pro lingkungan.

CEO KURIKULA  Zennis Arrohman menggaris bawahi bahwa acara seminar ini sebagai media dalam mempersatukan penikmat industri, pelaku usaha, lembaga pembiayaan dibawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), hingga regulator membantu para stakeholder, dalam hal ini memahami mengenai kegiatan industri yang berkelanjutan dan tercipta ekologi industri yang berorientasi tidak hanya pada profit, tetapi juga terhadap sosial dan lingkungan.

Dalam detaik implementasinya, dijelaskan secara komprehensif dalam workshop lanjutan yang dihadiri oleh lembaga jasa keuangan perbankan, mengenai peraturan keuangan berkelanjutan, penyusunan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), hingga ke Sustanaibility Report (SR), sehingga  pihak pembiayaan dapat melaksanakan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan ini dengan baik.

Pelaku usaha Billy Hartono Salim, yang juga owner dari Kosmetik yang baru naik daun dengan brand HERBORIST, sepakat bahwa Industri pariwisata di Indonesia harus mampu mengelola secara sustain dengan cara mengedukasi dan memberdayakan masyarakat lingkungan setempat istilahnya berkearifan lokal, pada akhirnya dapat menciptakan keharmonisan untuk pembangunan yang berkelanjutan.

Seminar yang dihadiri 200 Peserta dari para UKM, dan Mahasiswa ini menghasilkan suatu kesimpulan bahwa : Ekonomi berkelanjutan, edukasi memadai, pemanfaatan energi bijaksana untuk kesejahteraan stake holder secara terus menerus (Sestri, Dea)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA