Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

KOPERASI SENTOSA MENDAPATKAN PENILAIAN KESEHATAN CUKUP SEHAT DARI KEMENTERIAN KOPERASI & UKM


Jurnal34news.com - Pemerintah terus berusaha membangkitkan sektor perekonomian masyarakat di sektor riil. Salah satunya melalui koperasi. Dari sekian banyak jenis koperasi, lembaga yang bergerak di sektor simpan pinjam menjadi perhatian utama. Sebab, koperasi simpan pinjam (KSP) bergerak dalam usaha penghimpunan dan penyaluran dana. Dari, oleh, dan untuk anggota. Bahkan bagi masyarakat secara luas (non anggota). Karena itu Kementerian Koperasi  UKM terus melakukan pembinaan Koperasi demi menjaga profesionalitas lembaga. Yang paling penting terkait kesehatan koperasi. Sehat berarti tidak pailit dan jauh dari mal administrasi.

Senin,18 Nopember 2019 Deputi Pengawasan Kementerian Koperasi bpk.Drs.Suparno.SE.MM menyerahkan Sertifikat Penilaian Kesehatan kepada KOPERASI SENTOSA

 koperasi sehat menjadi prinsip dasar kinerja lembaga ekonomi kerakyatan. KSP yang sehat akan mampu menciptakan kepercayaan masyarakat. “Pengelolaan KSP harus memenuhi prinsip kehati-hatian dan harus memperhatikan kesehatan usahanya,” tutur Suparno usai acara penyerahan sertifikat kesehatan koperasi di Kementerian Koperasi  & UKM , Jakarta (18/11/19).

Penilaian kesehatan koperasi meliputi tujuh aspek. Antara lain: permodalan, kualitas aktiva produktif, aspek manajemen, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan serta aspek jati diri koperasi. Khusus koperasi syariah ditambah satu aspek, yakni kepatuhan terhadap prinsip syariah. Hasil penilaian dikelompokkan menjadi empat kategori. Yakni sehat, cukup sehat, dalam pengawasan, dan dalam pengawasan khusus.
Penilaian tersebut merupakan salah satu wujud pembinaan.

Sertifikat tersebut berfungsi sebagai legitimasi. Agar masyarakat semakin percaya kepada KOPERASI SENTOSA Selain mewujudkan koperasi sebagai lembaga yang akuntabel. Hasil penilaian juga bisa menjadi bahan evaluasi bagi pengurus. Untuk berupaya meningkatkan kinerja lebih baik, demikian disampaikan oleh bapak M.DIDDY BUDIONO selaku Sekretaris Koperasi Sentosa
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA