Loading...
MASIGNCLEANSIMPLE101

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gagalkan Penyelundupan Sabu Antar Pulau

 Jakarta - Satres narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok berhasil ungkap peredaran  narkoba jenis sabu dengan jaringan berbeda, yang berangkat dari Batam untuk di edarkan ke Pulau Madura dan Jakarta.

Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok Kompol Boby Kusuma Wardana diruang aula Polres Tanjung Priok memaparkan ditangkapnya dari 3 tersangka berumuran 20 - 30 tahun yang membawa sabu 2 kg di dua lokasi tujuan Pulau Madura dan Jakarta, Senin (3/2).

" dari tertangkapnya tersangka HK (20) jaringan Batam - Madura berawal kegiatan pengamanan dan pelayanan kapal penumpang KM Umsini pada Senin (27/1) sekira jam 14.00, yang bersandar di terminal penumpang Pelni Tanjung Priok dari Tanjung Pinang Kepri menuju Madura.
kemudian anggota melakukan pemeriksaan, saat pemeriksaan anggota mendapatkan 10 bungkus plastik bening berisi sabu seberat 1005 gram dari tersangka HK (20) dengan cara  di balut di perut dengan gunakan stagen" papar Boby.

Ditambahkan Boby,"  dari pengakuan HK barang haram itu di peroleh dari RS  DPO atas perintah CK di Tanjung Pinang, Kepri berangkat menuju Jakarta dan barang haram itu akan di bawa menuju Madura Jawa Timur.

Kemudian di tempat yang sama hanya selang waktu 15 menit, Polisi berhasil temukan sabu yang di bungkus teh merk  Guanyinwang, adanya plastik bening berisi sabu seberat 1.022 gram bruto yang disimpan di selangkangan tersangka MS  dari jaringan Batam - Jakarta tujuan untuk mengelabuhi petugas." sambung Boby.

Lanjut  Kompol Boby," dari hasil pemeriksaan sabu sabu tersebut dari sebuah wisma di Tanjung Balai Karimun Kepri, suruan SP dan  SN masih dalam pencarian orang (DPO).

sebelumya MS dipertemukan IS alias BG diminta membawa sabu dari Kepri menuju Jakarta. kemudian petugas melakukan penangkapan IS alias BG di rumahnya Cilincing Jakarta Utara.

Kasat Narkoba AKP. Emerich Simangunsong menambahkan dalam konprence pers yang di gelar senin siang," tersangka adalah jaringan  Batam dan pemain lama, menurut pengakuan tersangka baru pertama kali lakukan di Tanjung Priok.

namun kami belum bisa meyakini  dan diliat dari kemasan teh China barang tersebut diduga jaringan Internasional, kemudian akan kami selidiki pendalaman dan pengembangan." pungkas Emerich.

Dari hasil penangkapan 3 tersangka dengan jaringan yang berbeda, petugas mengamankan beberapa barang bukti; sepuluh plastik bening berisi Sabu  seberat 1.005 gram, satu bungkus teh merk Guanyinwang isi sabu  seberat 1.022 gram, tiga hp seluler, satu lembar tiket pesawat Jakarta tujuan Batam, satu alat hisap sabu dan 4 klip plastik bekas sabu sabu.

Dan dari perbuatan 3 tersangka tersebut akan di kenakan primair pasal  114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2), juncto pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun.

(WSn)
Share This Article :
JURNAL34NEWS

KASUS NARKOBA