Inti Demokrasi Kebangsaan (Indeks) Mendukung Langkah Tegas Polri Dalam Menjaga Ketertiban Dan Penegakan Hukum

Jakarta - Ketentraman, keamanan dan kenyamanan merupakan situasi yang diinginkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Negara sebagai naungan masyarakat memiliki kewajiban untuk menciptakan situasi tentram, rasa nyaman serta rasa aman di tengah masyarakat. Situasi dan kondisi tersebut dapat tercipta, jika masyarakatnya tertib dan patuh terhadap aturan dan hukum yang berlaku sebagai landasan dalam bermasyarakat. Namun sebaliknya, negara akan selalu diliputi kekacauan jika hukum tidak dapat ditegakan dengan benar.


Inti Demokrasi Kebangsaan (InDeKs) mendukung langkah tegas Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat dan Penegakan hukum. Ketua Umum InDeKs Yayong Waryono menyatakan "Siapapun yang bersalah atau dianggap salah, baik tokoh agama, tokoh politik atau tokoh masyarakat, wajib taat terhadap aturan hukum. Dan polri harus tegas tanpa pandang bulu, karena didepan hukum semuanya sama, terlebih fitrah manusia adalah tempatnya salah.

Menyikapi peristiwa meninggalnya 6 anggota FPI setelah bentrok dengan anggota  polisi, Inti Demokrasi Kebangsaan menyampaikan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban dan menghimbau semua pihak untuk dapat menahan diri dan tidak memperkeruh suasana. Semua pihak harus bijak, karena setiap peristiwa tidak berdiri sendiri, selalu diikuti oleh rangkaian peristiwa sebelumnya yang mengikuti. 


"Harus diingat bahwa enam anggota FPI yang meninggal itu sedang bertugas mengamankan pimpinannya, sedangkan anggota polri juga sedang menjalankan tugas sebagai penegak hukum terkait kasus yang melibatkan pimpinan FPI. Bertemunya dua kepentingan yang bertolak belakang pada umumnya memang sering menimbulkan konsekuensi setius, apa lagi jika keduanya ingin sama sama menjalankan tugas dengan baik,  pungkas Yayong menambahkan, dalam keterangan nya kepada tim Faktaexpose, Jumat 11/12/20  di Sekretariat Indeks, Tebet, Jakarta Selatan. (ds/red)

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama