Ironis ,"Sudah Di Laporin Polisi Terduga KDRT Belum Ditahan Oleh Polsek Penjaringan



Jurnal34news.com - Jakarta Kembali, Revi Meliani (34) warga Pantai Indah Kapuk, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara korban KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) datangi Polsek Penjaringan Jakarta Utara untuk mempertanyakan mengapa laporan yang Ia buat kepihak Kepolisian Polsek Penjaringan pada tanggal 22 Oktober 2020 lalu belum juga diambil tindakan untuk penahanan terhadap pelaku yang tidak lain suaminya TIJ (40).


Menurut Revi (korban), kasus ini sudah berjalan kurang 2 bulan lamanya, dari bulan Oktober. Namun hingga saat ini pelaku belum juga ditahan. Bahkan dirinya mendapatkan informasi dari salah satu media online yang ia baca, pelaku penganiyaan ditangguhkan penahanannya oleh Pihak Kepolisian Posek Penjaringan.


Terduga pelaku yang berinisial TIJ (40) belum juga ditahan oleh pihak kepolisian. Korban menyebut merasa ketakutan dikarenakan sering diteror oleh terduga pelaku.


“Saya merasa takut, pernah diikuti saat berkendara dan mengakibatkan saya merasa trauma bila sedang diluar,” tegas korban kepada awak media. Rabu, (23/12/2020)


Sebelumnya Korban Revi Meliani (34) mengalami Penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya sendiri TIJ (40) yang mengakibatkan luka dibagian kepala sehingga harus menerima 5 Jahitan. 


Revi mendapatkan perlakuan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) dicekik dengan cara kepala korban dibenturkan pelaku ke Lemari didalam kamar rumah mereka pada 22 Oktober 2020 lalu.(tim)

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama