ISED Undang LPER Hadir di Acara "INDONESIA DIGITAL OUTLOOK 2021"

 


Tahun baru 2021 situasinya kurang nyaman dimana pandemi Covid-19 masih menyapa dunia sampai-sampai menggerus pertumbuhan ekonomi dunia menjadi sekitar - 3 persen pada tahun 2020. Dan Indonesia sendiri diprediksi hanya mampu tumbuh - 0,5 sd - 1 persen dari target sebelum pandemi 5,5 persen.


Untuk menjawab tantangan tersebut Institute of Social Economic Digital (ISED) mengajak semua kalangan menggapai harapan memajukan ekonomi digital dengan inovasi dan kreativitas agar bisa lebih maju.

Seminar secara online diadakan pada tanggal  20 Januari 2021 secara Zoom meeting dan live streaming melalui Youtube dengan tema kekinian INDONESIA DIGITAL OUTLOOK 2021. 

Prof.Dr.Sri Adiningsih (Ketua Watimpres 2014-2019) dan founder ISED sebagai keynote speaker, mengatakan bahwa Indonesia sudah melewati masa kontraksi ekonomi pada Kuartal II tahun 2020 hingga - 5,3 % namun awal tahun 2021 ini sudah menunjukkan perbaikan dan diperkirakan bisa positif, artinya bisa diatas rerata pertumbuhan ekonomi global. Dan langkah pemerintah dalam membangkitkan perekonomian akibat pandemi kepada semua sektor baik Kesehatan, Sosial,UMKM, Korporasi, Pemda dll dengan bantuan sebesar 695,3  T. Langkah selanjutnya melalui BI,OJK, Perbankkan,dan Kementerian terkait,  serius memberikan peluang bagi kemajuan ekonomi berbasis digital melalui perdagangan lintas negara secara daring. Maka ayo kita dukung program vaksinasi agar  pandemi segera dihentikan, dan Negara segera pulih kembali.Dan semua tetap mentaati protokol kesehatan, walau sudah divaksin, paparnya.


Para nara sumber yang hebat di webinar seri #10 ini :

1. Pengantar Diskusi :   

     Dr. Ir. Arif 

     Budimanta.M.S.c. 

     (Staf Khusus 

        Presiden).

2. Dr. Danny Ardianto 

     (Public Policy & 

     Government  

      Ralation 

      Manager Google 

      Indonesia)

3. Dr.Dianta A.Sebayang 

     ( Kepala Pusat 

     Inovasi & Inkubator 

     Bisnis UNJ / Dewan 

     Pakar ISED)

4. Daniel Rambeth 

    (Advisor to the 

    Chairman & 

    Government  

    Relations 

    of PWC Indonesia).

5. Yosi Mokalu

    ( Ketua Umum 

    Siberkreasi)

Mereka membagikan pengetahuan kepada khalayak baik Pemerintah,Pelaku bisnis, Akademisi dan Lembaga lainnya dalam menyikapi perkembangan teknologi informasi sbg modal berkreasi dan berekspresi di platform digital.


Dr. Francisca Sestri Sekjen LPER ( Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat) pada sesi diskusi, menyeroti soal pemanfaatan sistem digital terkait dengan implementasi pornografi dan perdagangan manusia (prostitusi) via online yang marak dan menjadi tren, serta cara pencegahannya seperti apa? Sebagai masukkan bahwa LPER juga pernah mendiskusikan secara terbuka di forum Literasi Digital Kominfo beberapa tahun lalu melibatkan salah satu pembicara mantan wakil gubernur California John L. Harmer, yang menyoroti tentang dampak negatif dari era digital ini.


Baik Yosi Makalu dan Daniel Rembeth sepakat bahwa fungsi keluarga sangat penting, dalam menengarai gejala negatif kepada anak- anaknya, harus cerdas diera digital. Supaya tidak mudah dibohongi juga  Mereka mengajak seluruh masyarakat agar cerdas dan bijaksana jangan membuat hoaks yang bisa berakibat negatif dan menghambat kemajuan ekonomi kedepannya.Yang jelas platform digital ini sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia diseluruh dunia.


Usai diskusi yang seru ini acara ditutup oleh Dr. Gregorius Riyan Aditya selaku host dengan foto bersama.(Dea/Sestri)

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama