Tokoh Pemuda Jakbar Bersama Kapolres Metro Jakbar Luncurkan Alat Cekal Ranmor


Jurnal34news.com,- JAKARTA - Untuk mencegah aksi pencurian sepeda motor yang marak terjadi, Tokoh Pemuda Jakarta Barat Umar Abdul Azis bersama Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady serta Polsek Kembangan meluncurkan alat saklar pemutus listrik pada motor.


Polres Metro Jakarta Barat bersama tiga pilar meluncurkan alat saklar pemutus. Saklar pemutus ini untuk mencegah aksi pencurian sepeda motor yang marak terjadi.


Alat saklar sebagai kunci ganda pengamanan pada sepeda motor ini diharapkan mampu mengurangi kasus pencurian yang marak terjadi.


" Dikatakan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo peluncuran alat saklar cegah tangkal pencurian sepeda motor di Balai Warga, Meruya, Kecamatan Kembangan merupakan kegiatan yang sangat positif.


" Cegah tangkal curanmor merupakan program kita bersama dengan melibatkan Tokoh Pemuda Jakarta Barat yakni Umar Abdul Azis. Kita tahu bersama banyak terjadi curanmor di wilayah kita tentunya ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena ini bagian dari pada tindakan atau kegiatan pencegahan pencurian motor," ucap Kapolres di lokasi, Kamis(17/03/2022).


" Setidaknya kata Ady, dengan adanya kunci ganda saklar on/off pengaman ini dapat memberikan keamanan pada pemilik kendaraan tentu harganya pun terjangkau.


" Kalau kita lihat tadi, fungsinya cukup baik, meski lampu kondisi nyala, mesin tidak bisa dinyalakan. Dan setidak memperhambat kerja para pelaku pencurian motor. Dan harganya pun terjangkau berkisar Rp 30 ribu sampai Rp 50 Ribu untuk pemasangannya," ujarnya.


" Sementara itu dilokasi, Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Azis, dalam pembuatannya sendiri dilakukan oleh para teknisi dari bengkel kecil dan akan menggandeng ke program UMKM.


" Tadi sudah kita sampaikan ke pak Camat agar dapat dijadikan produk UMKM dan akan diajukan," pungkas Umar.


" Acara peluncuran sendiri disaksikan oleh Tiga Pilar Kecamatan Kembangan Jakarta Barat.



(Red) 

Komentar Anda

Lebih baru Lebih lama